MPR Harap Kemajuan Teknologi Lahirkan Banyak Orang Hebat di

Jakarta

Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antarlembaga Biro Humas Setjen MPR, Budi Muliawan menilai generasi Z yang lahir dalam rentang 1997-2012 sebagai generasi yang sangat beruntung. Menurutnya, sejak lahir hingga mencapai usia matang, mereka sudah melek teknologi dan berada dalam era di mana teknologi digital tumbuh dan berkembang.

sensus data penduduk Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang Februari-September 2020, jumlah generasi Z mencapai 75,49 juta jiwa atau setara dengan 27,94 persen dari total populasi Berdasarkan 270,2 juta jiwa. Sementara, generasi milenial mencapai 69,90 juta jiwa atau 25,87 persen.

Menurut Budi, Generasi Z memiliki nilai lebih bila saling bersinergi antar sesama maupun dengan elemen bangsa lainnya. Ia menyebutkan Generasi Z yang sudah melek teknologi dalam kesehariannya sangat aktif berselancar di berbagai platform media sosial, bahkan mereka memiliki lebih dari satu akun di medsos.

“Potensi ini harus betul-betul disadari para mahasiswa dan pemuda,” ujar Budi dalam keterangannya, Minggu (24/7/2022).

Sebagai generasi yang menguasai teknologi informasi, kata Budi, Generasi Z sangat mudah mengakses berbagai informasi. Kemudahan akses ini tidak dirasakan oleh generasi Baby Boomers yang lahir pada tahun 1946-1964. Saat itu, akses informasi yang diterima Generasi Baby Boomers sangat terbatas karena sebagian besarnya berasal dari media cetak seperti Koran.

“Kita harap akses yang dilakukan bisa menambah wawasan, daya kreatif, imajinasi serta inovasi,” tuturnya.

Oleh karena itu, Budi menilai Generasi Z semestinya bisa melahirkan lebih banyak orang hebat dibandingkan generasi Baby Boomer berkat adanya kelebihan teknologi saat ini.

“Saya mengajak Generasi Z untuk mengisi kemerdekaan dengan cara kalian sendiri. Silakan bebas, tetap lakukan hal yang positif serta tetap bergantung pada nilai-nilai luhur bangsa dan tidak pernah berhenti belajar,” jelas Budi.

Ia pun mengajak generasi muda dan mahasiswa menghadapi tantangan yang terus berkembang dari waktu ke waktu dan tidak sama dengan masa-masa sebelumnya. Menurutnya, era kemajuan teknologi digital yang berkembang sangat cepat telah mempengaruhi dan mempengaruhi segala sendi kehidupan bangsa Indonesia. Kecanggihan teknologi ini membuat jarak dan waktu seperti tak ada sekat lagi. Semuanya serba cepat, mudah dan efisien.

“Kemajuan teknologi seperti yang saat ini kita alami menjadi tantangan bersama,” terangnya.

Halaman Selanjutnya: Peran Generasi Muda dalam Sejarah Kemerdekaan RI