7 Masalah Kesehatan Terkait dengan Obesitas

7 Masalah Kesehatan Terkait dengan Obesitas

7 Masalah Kesehatan Terkait dengan Obesitas : Seringkali orang menyalahkan junk food atau makanan olahan untuk masalah obesitas mereka. Jika seseorang memiliki berat badan lebih dari 20% dari berat badan normal dibandingkan dengan tinggi badannya, maka ia dianggap sebagai orang yang gemuk.

Namun, Anda perlu ingat bahwa tidak setiap orang gemuk akan memiliki semua masalah kesehatan ini. Juga, risiko mengembangkan masalah kesehatan meningkat, jika seseorang dalam keluarga Anda menderita karenanya.

Lihat beberapa masalah kesehatan yang terkait dengan obesitas atau orang yang kelebihan berat badan.

1. Masalah Jantung

Kelebihan lemak dapat membuat seseorang lebih cenderung memiliki tekanan darah tinggi dan peningkatan kadar kolesterol. Kedua kondisi ini adalah alasan utama di balik terjadinya berbagai jenis masalah jantung atau stroke.

Untungnya, bahkan kehilangan sedikit berat badan dapat mengurangi kemungkinan terkena masalah jantung atau stroke. Anda dapat menurunkan kemungkinan masalah jantung hanya dengan kehilangan sekitar 10% dari berat badan Anda.

2. Diabetes Tipe 2

Mayoritas orang yang terkena diabetes tipe 2 menderita obesitas. Anda dapat mengambil berbagai langkah untuk mengurangi kemungkinan terkena diabetes tipe 2, seperti,
• Dengan menurunkan berat badan
• Memiliki diet seimbang
• Berolahraga secara teratur
• Tidur cukup

Jika Anda sudah mengidap Diabetes Tipe 2, maka Anda dapat mengontrol kadar gula darah dengan tetap lebih aktif secara fisik dan juga dengan menurunkan berat badan. Lebih aktif secara fisik berarti Anda memerlukan lebih sedikit obat untuk mengendalikan diabetes Anda.

3. Penyakit Kandung Empedu

Jika seseorang kelebihan berat badan, maka kemungkinan terkena infeksi kandung empedu dan batu empedu lebih tinggi. Tanpa diduga, penurunan berat badan itu sendiri, terutama penurunan berat badan yang cepat atau penurunan berat badan yang berlebihan, dapat membuat Anda lebih rentan terkena batu empedu.

Namun, Anda akan lebih kecil kemungkinannya terkena batu empedu jika Anda menurunkan berat badan sekitar 1 atau 2 kilogram per minggu.

4. Kanker

Cukup mengejutkan mengetahui bahwa berbagai jenis kanker yang berhubungan dengan bagian tubuh seperti usus besar, payudara, ginjal, endometrium, dan kerongkongan berhubungan dengan obesitas. Beberapa penelitian dan penelitian telah melihat hubungan antara kanker kandung empedu, pankreas, ovarium, dan dengan masalah obesitas.

5. Osteoartritis

Osteoarthritis adalah masalah sendi yang mempengaruhi pinggul, punggung, atau lutut pasien. Karena kelebihan berat badan, tekanan ekstra diberikan pada persendian, yang akhirnya merusak tulang rawan. Anda dapat mengurangi stres pada punggung bagian bawah, lutut, dan pinggul hanya dengan memilih penurunan berat badan, yang juga dapat memperbaiki kondisi osteoarthritis Anda.

6. Asam urat

Sendi seseorang terpengaruh dengan kondisi kesehatan ini. Masalah ini terjadi ketika ada kelebihan asam urat dalam darah, yang akhirnya berubah menjadi bentuk kristal yang disimpan di persendian. Anda akan terkejut mengetahui bahwa asam urat mempengaruhi lemak atau obesitas lebih banyak dibandingkan dengan orang sehat.

Padahal, peluang terkena asam urat meningkat jika seseorang kelebihan berat badan. Namun, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter Anda jika Anda sudah memiliki asam urat dan berencana untuk menurunkan berat badan.

7. Sleep Apnea

Memang benar bahwa sleep apnea berhubungan dengan masalah obesitas. Sleep apnea adalah masalah pernapasan yang berkembang menjadi masalah dengkuran yang mengganggu pernapasan saat tidur. Sleep apnea sering menjadi alasan di balik kantuk di siang hari dan meningkatkan kemungkinan stroke atau masalah jantung. Namun, telah terlihat penurunan berat badan yang tepat meningkatkan sleep apnea secara signifikan.