Jerman Menandatangani Kesepakatan Gas Alam Dengan UEA Saat Berpacu ke

  • Jerman menandatangani kesepakatan gas alam dengan UEA pada hari Minggu, ketika Eropa berjuang untuk menggantikan pasokan Rusia.
  • Abu Dhabi National Oil Co. akan mengirim kargo LNG ke RWE utilitas Jerman pada akhir Desember.
  • Rusia telah memangkas aliran gasnya ke Eropa sebagai tanggapan atas sanksi Barat atas perang Ukraina.

Jerman menandatangani kesepakatan gas alam dengan Uni Emirat Arab pada hari Minggu, ketika negara Eropa itu berjuang untuk menemukan alternatif untuk memotong impor energi Rusia sebelum musim dingin dimulai.

Berdasarkan kesepakatan itu, raksasa utilitas Jerman RWE akan mendapatkan gas alam cair dari Abu Dhabi National Oil Co. dikirim ke terminal gas terapung barunya di dekat Hamburg. Pengiriman 137.000 meter kubik LNG diharapkan tiba pada akhir Desember, kata RWE.

Jerman telah berlomba untuk mengamankan impor energi dari negara-negara selain Rusia karena Moskow memangkas aliran gasnya ke wilayah tersebut sebagai tanggapan atas sanksi Barat atas perang Ukraina. Pengurangan pasokan telah membuat harga gas alam Eropa melonjak lebih dari 300% tahun ini dan telah memaksa Jerman untuk beralih ke sumber bahan bakar alternatif dan lebih murah, seperti batu bara.

“Ini menandai tonggak penting dalam membangun infrastruktur pasokan LNG di Jerman dan menyiapkan pasokan gas yang lebih beragam,” kata RWE tentang perjanjian tersebut.

Abu Dhabi National Oil Co. juga membuat komitmen multi-tahun untuk mengirimkan kargo LNG ke Jerman mulai tahun 2023 dan seterusnya, menggunakan terminal re-gasifikasi lepas pantai dan darat jika tersedia.

Negara-negara Eropa semakin beralih ke terminal terapung berteknologi tinggi untuk membantu krisis energinya, karena fasilitas di darat semakin banyak. Jerman telah menyewa lima unit penyimpanan dan regasifikasi terapung, dengan raksasa energi Uniper menginvestasikan sekitar $65 juta untuk proyek.

“Kita perlu memastikan bahwa produksi LNG di dunia maju ke titik di mana permintaan tinggi yang ada dapat dipenuhi tanpa harus menggunakan kapasitas produksi yang ada di Rusia,” kata kanselir Jerman Olaf Scholz di akhir pekannya. kunjungan ke UEA, menurut Reuters.

UEA bukan satu-satunya pemasok alternatif yang didekati Jerman. RWE dan Uniper mendekati kesepakatan tentang kesepakatan jangka panjang untuk membeli LNG dari Qatar, tetapi pengiriman itu tidak akan dimulai hingga 2026.

TTF berjangka Belanda, patokan harga gas alam Eropa, terakhir turun 6,2% menjadi 173,99 euro per megawatt jam ($167) pada hari Senin, karena peningkatan pasokan LNG mengurangi tekanan pada situasi Eropa.